Apa sebutan untuk kain tenun longgar? Tahukah kamu?
Saat berbicara tentang kain tenun dengan "tekstur longgar dan celah besar", ada beberapa istilah yang sangat spesifik untuk mendeskripsikannya, bergantung pada penggunaan dan tampilannya.
Berikut adalah beberapa istilah yang paling umum digunakan dan karakteristiknya:
1. KASA
Ini adalah kata pertama yang terlintas dalam pikiran ketika mendeskripsikan "kain longgar".
Karakteristik struktural: Kain ini memiliki celah besar antara benang lusi dan benang pakan, sehingga semi transparan dan sangat ringan.
Rasakan: Terasa sangat lembut saat disentuh dan hampir tidak berbobot.
Kegunaan umum: Selain kain kasa steril yang digunakan dalam pengobatan, kain ini sering digunakan pada pakaian untuk gaun musim panas yang ringan, syal, atau tirai, sehingga memberikan sirkulasi udara yang sangat baik.
2. SCRIM
Kata ini umum dalam kerajinan tangan, desain interior, atau desain panggung.
Karakteristik struktural: Merupakan kain tenun yang sangat ringan dan longgar. Karena celahnya yang besar, ia memiliki efek menarik di bawah cahaya: buram jika disinari dari depan, dan transparan jika disinari dari belakang.
Ciri-ciri: Meski terlihat longgar, namun biasanya memiliki tingkat ketangguhan tertentu.
Kegunaan umum: Sering digunakan sebagai bahan dasar bordir, backdrop panggung, atau sebagai penguat dinding pada konstruksi.
3. jala
Meskipun kata ini dapat merujuk pada banyak bahan, kata ini juga sangat umum digunakan dalam industri tekstil.
Penampilan: Kain ini memiliki "lubang" atau pola kisi-kisi yang terlihat jelas di antara benangnya.
Karakteristik: Tujuan utamanya adalah untuk sirkulasi udara atau untuk memungkinkan visibilitas melaluinya.
Kegunaan umum: Lapisan bernapas untuk pakaian olahraga, bagian belakang topi pengemudi truk, atau tas jaring yang digunakan untuk mencuci pakaian.
4. HESSIAN / GUNI
Jika Anda mencari kain yang kasar, longgar, dan kuat, ini dia.
Bahan: Biasanya terbuat dari serat kasar seperti rami, merupakan kain tenun yang sangat dasar.
Penampilan: Benangnya sangat tebal, dan celah besar di antara benang terlihat dengan mata telanjang. Warnanya biasanya kuning tanah. Kegunaan Umum: Dahulu sering digunakan untuk karung kentang, kini lebih umum digunakan untuk hiasan bergaya vintage, taplak meja, atau untuk pembungkus akar tanaman dalam berkebun.
5. TWEED (Tweed - metode menenun tertentu yang spesifik)
Meskipun beberapa kain wol ditenun dengan rapat, banyak kain wol buatan tangan yang biasanya terbuat dari kain tenunan longgar.
Struktur: Menggunakan benang wol dengan berbagai ketebalan yang dijalin untuk membentuk struktur yang tebal namun tidak rapat.
Tekstur: Permukaannya tidak rata dan lapang, sehingga sangat hangat.
Kegunaan umum: Jas atau mantel klasik.
PRAV

